SDKI Diagnosa Keperawatan Indonesia
SDKI Diagnosa Keperawatan Indonesia

DAFTAR DIAGNOSIS KEPERAWATAN INDONESIA (SDKI)

Diposting pada 5 Hari Ini Pembaca Ke

A. KATEGORI FISIOLOGIS

1. Subkategori: Respirasi

  1. Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif (D.0001)
  2. Gangguan Penyapihan Ventilator (D.0002)
  3. Gangguan Pertukaran Gas (D.0003)
  4. Gangguan Ventilasi Spontan (D.0004)
  5. Pola Napas Tidak Efektif (D.0005)
  6. Risiko Aspirasi (D.0006)

2. Subkategori: Sirkulasi

Gangguan Sirkulasi Spontan (D.0007)

  1. Penurunan Curah Jantung (D.0008)
  2. Perfusi Perifer Tidak Efektif (D.0009)
  3. Risiko Gangguan Sirkulasi Spontan (D.0010)
  4. Risiko Penurunan Curah Jantung (D.0011)
  5. Risiko Perfusi Gastrointestinal Tidak Efektif (D.0012)
  6. Risiko Perfusi Miokard Tidak Efektif (D.0013)
  7. Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif (D.0014)
  8. Risiko Perfusi Renal Tidak Efektif (D.0015)
  9. Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif (D.0016)
  10. Risiko Perdarahan (D.0017)
  11. Risiko Syok (D.0039)

3. Subkategori: Nutrisi dan Cairan

  1. Berat Badan Lebih (D.0018)
  2. Defisit Nutrisi (D.0019)
  3. Diare (D.0020)
  4. Disfungsi Motilitas Gastrointestinal (D.0021)
  5. Hipervolemia (D.0022)
  6. Hipovolemia (D.0023)
  7. Ikterus Neonatus (D.0024)
  8. Kesiapan Peningkatan Keseimbangan Cairan (D.0025)
  9. Kesiapan Peningkatan Nutrisi (D.0026)
  10. Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah (D.0027)
  11. Menyusui Tidak Efektif (D.0029)
  12. Obesitas (D.0030)
  13. Risiko Berat Badan Lebih (D.0031)
  14. Risiko Defisit Nutrisi (D.0032)
  15. Risiko Ketidakseimbangan Cairan (D.0036)
  16. Risiko Ketidakseimbangan Elektrolit (D.0037)
  17. Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah (D.0038)

4. Subkategori: Eliminasi

  1. Gangguan Eliminasi Urin (D.0040)
  2. Inkontinensia Fekal (D.0041)
  3. Inkontinensia Urin Berlanjut (D.0042)
  4. Inkontinensia Urin Berlebih (D.0043)
  5. Inkontinensia Urin Fungsional (D.0044)
  6. Inkontinensia Urin Stres (D.0045)
  7. Kesiapan Peningkatan Eliminasi Urin (D.0047)
  8. Konstipasi (D.0049)
  9. Retensi Urin (D.0050)
  10. Risiko Konstipasi (D.0052)

5. Subkategori: Aktivitas dan Istirahat

  1. Disorganisasi Perilaku Bayi (D.0053)
  2. Gangguan Mobilitas Fisik (D.0054)
  3. Gangguan Pola Tidur (D.0055)
  4. Intoleransi Aktivitas (D.0056)
  5. Keletihan (D.0057)
  6. Kesiapan Peningkatan Tidur (D.0058)
  7. Risiko Disorganisasi Perilaku Bayi (D.0059)
  8. Risiko Intoleransi Aktivitas (D.0060)

6. Subkategori: Neurosensori

  1. Disrefleksia Otonom (D.0061)
  2. Gangguan Memori (D.0062)
  3. Gangguan Stimulus Visual (D.0063)
  4. Konfusi Akut (D.0064)
  5. Konfusi Kronis (D.0065)
  6. Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial (D.0066)
  7. Risiko Konfusi Akut (D.0067)

7. Subkategori: Reproduksi dan Seksualitas

  1. Disfungsi Seksual (D.0069)
  2. Pola Seksual Tidak Efektif (D.0071)
  3. Risiko Disfungsi Seksual (D.0072)
  4. Risiko Kehamilan Tidak Dikehendaki (D.0073)

B. KATEGORI PSIKOLOGIS

1. Subkategori: Nyeri dan Kenyamanan

  1. Gangguan Rasa Nyaman (D.0074)
  2. Nausea (D.0076)
  3. Nyeri Akut (D.0077)
  4. Nyeri Kronis (D.0078)
  5. Nyeri Melahirkan (D.0079)

2. Subkategori: Integritas Ego

  1. Ansietas (D.0080)
  2. Berduka (D.0081)
  3. Distres Spiritual (D.0082)
  4. Gangguan Citra Tubuh (D.0083)
  5. Gangguan Identitas Diri (D.0084)
  6. Keputusasaan (D.0088)
  7. Kesiapan Peningkatan Konsep Diri (D.0089)
  8. Kesiapan Peningkatan Koping Keluarga (D.0090)
  9. Kesiapan Peningkatan Koping Komunitas (D.0091)
  10. Ketidakberdayaan (D.0092)
  11. Penurunan Koping Keluarga (D.0093)
  12. Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko (D.0099)
  13. Waham (D.0105)
  14. Ketidakpatuhan (D.0114)

3. Subkategori: Pertumbuhan dan Perkembangan

  1. Gangguan Tumbuh Kembang (D.0106)
  2. Risiko Gangguan Perkembangan (D.0107)
  3. Risiko Gangguan Pertumbuhan (D.0108)

C. KATEGORI PERILAKU

1. Subkategori: Kebersihan Diri

  1. Defisit Perawatan Diri (D.0109)

2. Subkategori: Penyuluhan dan Pembelajaran

  1. Defisit Pengetahuan (D.0111)
  2. Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif (D.0115)
  3. Manajemen Kesehatan Tidak Efektif (D.0116)
  4. Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif (D.0117)

D. KATEGORI RELASIONAL

1. Subkategori: Interaksi Sosial

  1. Gangguan Interaksi Sosial (D.0118)
  2. Gangguan Komunikasi Verbal (D.0119)
  3. Isolasi Sosial (D.0121)
  4. Penampilan Peran Tidak Efektif (D.0125)
  5. Risiko Gangguan Perlekatan (D.0127)

E. KATEGORI LINGKUNGAN

1. Subkategori: Keamanan dan Proteksi

  1. Defisit Kesehatan Komunitas (D.0110)
  2. Gangguan Integritas Kulit/Jaringan (D.0129)
  3. Hipertermia (D.0130)
  4. Hipotermia (D.0131)
  5. Perilaku Kekerasan (D.0132)
  6. Perlambatan Pemulihan Pascabedah (D.0133)
  7. Risiko Cedera (D.0136)
  8. Risiko Infeksi (D.0142)
  9. Risiko Jatuh (D.0143)
  10. Risiko Luka Tekan (D.0144)
  11. Termoregulasi Tidak Efektif (D.0149)