A. KATEGORI FISIOLOGIS
1. Subkategori: Respirasi
- Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif (D.0001)
- Gangguan Penyapihan Ventilator (D.0002)
- Gangguan Pertukaran Gas (D.0003)
- Gangguan Ventilasi Spontan (D.0004)
- Pola Napas Tidak Efektif (D.0005)
- Risiko Aspirasi (D.0006)
2. Subkategori: Sirkulasi
Gangguan Sirkulasi Spontan (D.0007)
- Penurunan Curah Jantung (D.0008)
- Perfusi Perifer Tidak Efektif (D.0009)
- Risiko Gangguan Sirkulasi Spontan (D.0010)
- Risiko Penurunan Curah Jantung (D.0011)
- Risiko Perfusi Gastrointestinal Tidak Efektif (D.0012)
- Risiko Perfusi Miokard Tidak Efektif (D.0013)
- Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif (D.0014)
- Risiko Perfusi Renal Tidak Efektif (D.0015)
- Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif (D.0016)
- Risiko Perdarahan (D.0017)
- Risiko Syok (D.0039)
3. Subkategori: Nutrisi dan Cairan
- Berat Badan Lebih (D.0018)
- Defisit Nutrisi (D.0019)
- Diare (D.0020)
- Disfungsi Motilitas Gastrointestinal (D.0021)
- Hipervolemia (D.0022)
- Hipovolemia (D.0023)
- Ikterus Neonatus (D.0024)
- Kesiapan Peningkatan Keseimbangan Cairan (D.0025)
- Kesiapan Peningkatan Nutrisi (D.0026)
- Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah (D.0027)
- Menyusui Tidak Efektif (D.0029)
- Obesitas (D.0030)
- Risiko Berat Badan Lebih (D.0031)
- Risiko Defisit Nutrisi (D.0032)
- Risiko Ketidakseimbangan Cairan (D.0036)
- Risiko Ketidakseimbangan Elektrolit (D.0037)
- Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah (D.0038)
4. Subkategori: Eliminasi
- Gangguan Eliminasi Urin (D.0040)
- Inkontinensia Fekal (D.0041)
- Inkontinensia Urin Berlanjut (D.0042)
- Inkontinensia Urin Berlebih (D.0043)
- Inkontinensia Urin Fungsional (D.0044)
- Inkontinensia Urin Stres (D.0045)
- Kesiapan Peningkatan Eliminasi Urin (D.0047)
- Konstipasi (D.0049)
- Retensi Urin (D.0050)
- Risiko Konstipasi (D.0052)
5. Subkategori: Aktivitas dan Istirahat
- Disorganisasi Perilaku Bayi (D.0053)
- Gangguan Mobilitas Fisik (D.0054)
- Gangguan Pola Tidur (D.0055)
- Intoleransi Aktivitas (D.0056)
- Keletihan (D.0057)
- Kesiapan Peningkatan Tidur (D.0058)
- Risiko Disorganisasi Perilaku Bayi (D.0059)
- Risiko Intoleransi Aktivitas (D.0060)
6. Subkategori: Neurosensori
- Disrefleksia Otonom (D.0061)
- Gangguan Memori (D.0062)
- Gangguan Stimulus Visual (D.0063)
- Konfusi Akut (D.0064)
- Konfusi Kronis (D.0065)
- Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial (D.0066)
- Risiko Konfusi Akut (D.0067)
7. Subkategori: Reproduksi dan Seksualitas
- Disfungsi Seksual (D.0069)
- Pola Seksual Tidak Efektif (D.0071)
- Risiko Disfungsi Seksual (D.0072)
- Risiko Kehamilan Tidak Dikehendaki (D.0073)
B. KATEGORI PSIKOLOGIS
1. Subkategori: Nyeri dan Kenyamanan
- Gangguan Rasa Nyaman (D.0074)
- Nausea (D.0076)
- Nyeri Akut (D.0077)
- Nyeri Kronis (D.0078)
- Nyeri Melahirkan (D.0079)
2. Subkategori: Integritas Ego
- Ansietas (D.0080)
- Berduka (D.0081)
- Distres Spiritual (D.0082)
- Gangguan Citra Tubuh (D.0083)
- Gangguan Identitas Diri (D.0084)
- Keputusasaan (D.0088)
- Kesiapan Peningkatan Konsep Diri (D.0089)
- Kesiapan Peningkatan Koping Keluarga (D.0090)
- Kesiapan Peningkatan Koping Komunitas (D.0091)
- Ketidakberdayaan (D.0092)
- Penurunan Koping Keluarga (D.0093)
- Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko (D.0099)
- Waham (D.0105)
- Ketidakpatuhan (D.0114)
3. Subkategori: Pertumbuhan dan Perkembangan
- Gangguan Tumbuh Kembang (D.0106)
- Risiko Gangguan Perkembangan (D.0107)
- Risiko Gangguan Pertumbuhan (D.0108)
C. KATEGORI PERILAKU
1. Subkategori: Kebersihan Diri
- Defisit Perawatan Diri (D.0109)
2. Subkategori: Penyuluhan dan Pembelajaran
- Defisit Pengetahuan (D.0111)
- Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif (D.0115)
- Manajemen Kesehatan Tidak Efektif (D.0116)
- Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif (D.0117)
D. KATEGORI RELASIONAL
1. Subkategori: Interaksi Sosial
- Gangguan Interaksi Sosial (D.0118)
- Gangguan Komunikasi Verbal (D.0119)
- Isolasi Sosial (D.0121)
- Penampilan Peran Tidak Efektif (D.0125)
- Risiko Gangguan Perlekatan (D.0127)
E. KATEGORI LINGKUNGAN
1. Subkategori: Keamanan dan Proteksi
- Defisit Kesehatan Komunitas (D.0110)
- Gangguan Integritas Kulit/Jaringan (D.0129)
- Hipertermia (D.0130)
- Hipotermia (D.0131)
- Perilaku Kekerasan (D.0132)
- Perlambatan Pemulihan Pascabedah (D.0133)
- Risiko Cedera (D.0136)
- Risiko Infeksi (D.0142)
- Risiko Jatuh (D.0143)
- Risiko Luka Tekan (D.0144)
- Termoregulasi Tidak Efektif (D.0149)

